Saturday, May 28, 2011

Dunia itu sempit..

Gw ada satu cerita menarik yang terjadi di keluarga besar gw.. mau tau ceritanya?

karakter yang ada dalam cerita ini dijelaskan sebagai berikut:
sebutlah 3 orang sepupu gw dengan nama AT (cowo), FT (cowo), dan FF (cewe)..
si AT punya istri dengan inisial M, si FT punya istri dengan inisial AH..
om gw bernama AA dan tante gw bernama LT..
diingat baik2 yahh.. karena dijamin cerita ini akan sangat memusingkan..

Orang bilang bahwa dunia ini sempit, sebuah frase yang sering dipakai untuk menjelaskan ketika orang yang kita kenal ternyata kenal dengan orang lain yang kita kenal (nah, bingung deh)..
but it's true, it's a small world after all..

sodara gw si AT kawin dengan si M yang ternyata adalah teman SMA dari sepupu gw si FF.. dan ternyata, bokap dari si M ini adalah yang punya kosan dari om gw si AA.. sedangkan bapak dari istri sodara gw si FT, adalah teman baik waktu SMA dari ie ie gw LT..

bayangkan, padahal si AT dan M itu ketemu di Amerika, sedangkan FF dan M satu SMA di Bandung. FT dan AH ketemu di Jakarta padahal tante gw LT dan bokapnya AH temenan waktu di Tasikmalaya. Orang-orang dari beda generasi di tiga tempat yang berbeda dan terpisahkan waktu hampir 30 taunan bisa jadi ipar2an atau besan.. woow..

maka dari itu, jagalah sikap kita.. siapa yang tau kalo temen-temen main kita sekarang ini bakal jadi besan atau ipar kita.. dunia ini sempit men..!




Thursday, May 26, 2011

Sebuah Lagu Galau

Belum ada judul by Daniel Christian

lagu saya karang sendiri..
boleh diminta masukan sama kritiknya yah :)

Friday, May 13, 2011

Brotherhood..

Mengapa hanya ada istilah "Brotherhood" tapi tidak dikenal "Sisterhood"?

Ada artikel di salah satu majalah di AS yang isinya sangat lucu dan menarik. Artikel tsb berbunyi:

"Suatu malam, seorang wanita tidak pulang ke rumahnya. Esok harinya dia memberitahu suaminya bahwa dia menginap di rumah teman wanitanya. Suaminya menelepon 10 orang teman istrinya yang paling akrab, dan hasilnya tidak seorang pun dari mereka yang mengetahui tentang itu.

Sebaliknya, suatu malam seorang pria tidak pulang ke rumahnya. Esok harinya, dia memberitahu istrinya bahwa dia menginap di rumah seorang temannya.

Istrinya menelepon 10 orang teman suaminya yang paling akrab, dan hasilnya: 8 orang diantaranya memastikan kalau suaminya menginap di rumah mereka, dan ....... 2 orang lainnya bahkan mengatakan bahwa suaminya MASIH berada di rumah mereka!"

Merasa hal itu sangat menarik, seorang suami yang membaca artikel ini segera menunjukannya pada istrinya yang kemudian juga membacanya. Tak disangka, istrinya yang penasaran malah ingin mengetes apakah apa yang ditulis di artikel ini benar.

Sang suami berusaha mencegahnya tapi ia tidak menggubrisnya. Akhirnya si istri menelpon satu persatu teman akrab suaminya, menanyakan apakah suaminya bersama mereka. Dan hasilnya?

Apa yang ditulis dalam artikel tsb ternyata benar berlaku di seluruh pelosok dunia!

Yang lebih parah, ada salah satu teman suaminya yang malah mengatakan bahwa suaminya mabuk dan sampai sekarang masih tidur di dalam rumahnya.

Dia malah bertanya kepada sang istri itu apakah suaminya perlu dibangunkan untuk berbicara di telepon? Si istri kaget dan tidak mau membuat malu teman suaminya dan berkata, "Sudahlah nggak apa-apa."

Begitu sang istri menutup telepon, handphone suaminya langsung berdering dan ternyata telpon itu dari teman suaminya yang berkata,

"Dimana kamu? Cepat pulang ke rumah! Istrimu mencari kamu dari tadi.

Saya bilang kamu mabuk di rumah saya. Oh ya! jangan lupa minum sedikit bir sebelum pulang." =D *beer* X_X

Tuesday, May 3, 2011

Honesty

Why people need to be so superficial when they like someone? Istilahnya "nyetting".. Relationship based on superficial thing won't last long.. Kebanyakan orang pas pdkt selalu berpura2 jadi orang lain untuk mendapat perhatian.. yang agak childish selalu ngisengin, ngeledekin (biasanya cowok).. Ato tarik-ulur-tarik-ulur, baca buku kiat mendapatkan cewe/cowo, dll.. Kalo itu bukan diri lo yang sebenernya, apa yang membuat hubungan lo bisa bertahan..

As always, buat gw hubungan itu selalu bertarget ke pernikahan.. Kalo hubungan itu bisa terjadi karena hal-hal yang bohong, gimana itu bisa berjalan for a lifetime? You just tormenting yourself and your spouse..

Kenapa gak jujur aja? If she's beautiful, say "you're beautiful" instead of "I'd rather have her than you".. If she did something wrong why not say "it's okay, people make mistakes" rather than "FAIL!"..

Yang membuat hubungan bisa bertahan itu MEMBERI PERHATIAN bukan MENCARI PERHATIAN..

Be HONEST!

Just a thought..

Wednesday, April 27, 2011

So Close - Disney Enchanted

tiba-tiba keinget lagu ini dan bikin rekaman..
ga pake mixing jadi agak ancur2an.. maap yahh..


kalo mau kontak buat nyanyi kawinan atau rekaman boleh hubungi 0817xxxxxxx :P
Enjoy :D

Monday, April 25, 2011

The Show Must Goes On

The Show Must Goes on

Setelah sekian lama gak membuat entry baru akhirnya saya memutuskan untuk menulis sesuatu lagi. Di samping gw mau bagi-bagi berkat, ini sekalian buat pelampiasan gw lagi bad mood.. hahaha.. Semoga entry berikutnya gak selama ini lagi yah (dan bukan karena bad mood).. Oiya map layoutnya masih berantakan, belum menemukan niat untuk memperbaiki..

Belakangan ini gw selalu diingetin entah dari kotbah waktu Paskah, dan juga dari kehidupan gw sehari-hari bahwa seringkali things are not going as we planned.. and shit happens.. Hal-hal yang di luar kendali kita ini seringkali membuat kita tertekan (baca: galau), padahal kehidupan kita terus berjalan, tugas-tugas tetep harus diselesaikan.. Di saat-saat seperti inilah karakter kita diuji.. Apakah kita bisa tetep profesional dan tetep menjalankan kewajiban kita? Terutama kalau kewajiban kita berdampak ke orang lain juga.. Atau malah kita mundur dan pundung sama alam semesta?

Gw pernah denger satu cerita, kalo ga salah sih ini cerita nyata, tapi gw lupa ini tentang siapa.. Ceritanya ada seorang stand up comedian, dia emang orang terkenal dan joke-jokenya lucu (ya iyalah).. Nah pada suatu hari, ketika ia lagi manggung di sebuah acara, pas break ia mendapat kabar bahwa istrinya yang lagi dirawat di rumah sakit meninggal.. Walau demikian, dia akhirnya memutuskan untuk tetap melanjutkan penampilannya dan bahkan ia berhasil menghibur para hadirin yang datang, one of his best performance lah.. Baru di keesokan harinya orang-orang yang dateng itu sadar bahwa si komedian ini tetap melanjutkan penampilannya walaupun dia tau istrinya meninggal. Ketika ditanya kenapa dia bisa begitu, dia jawab kayak gini (intinya sama lah, tapi kata-katanya gw lupa) “jelas saya sedih istri saya meninggal, but the show must goes on.

Dalam kehidupan kita, hal-hal kayak gini sering banget terjadi.. But the show must goes on.. Si komedian ini dihadapkan pada dua pilihan waktu dia tau istrinya meninggal, minta ijin dan mundur (which is very understandable) atau tetap melanjutkan dan menghibur banyak orang.. Seperti juga dalam kehidupan, 2 choices, give up or go on? memikirkan kepentingan kita atau kepentingan bersama? Kadang-kadang kita harus mengesampingkan kepentingan dan perasaan kita untuk kepentingan bersama, walaupun dalam kondisi di mana mengutamakan kepentingan kita tidak salah.. It’s a choice between doing good or doing greater good..

Sebagai contoh, kita harus bertanggung jawab atas kesalahan yang gak kita buat.. Misalnya dalam sebuah proyek, co-worker dalam kelompok kita membuat kesalahan yang menyebabkan kita harus menutupi kesalahan tersebut.. Kita gak salah dan berhak marah sama teman kita tersebut.. Tapi ada pilihan kedua, kesampingkan itu dulu dan selesaikan tanggung jawab kelompok.. Pilihan pertama gak salah, tapi pilihan kedua lebih banyak memberikan keuntungan dengan mengorbankan hak kita untuk marah.. Seandainya kita marah, ada resiko kerja sama tim jadi kurang baik dan mengakibatkan proyek tersebut gak berjalan dengan maksimal (agak maksa, but you get the point lah).. Masih mending kalau proyeknya cuma tugas kampus, kalau proyeknya di suatu perusahaan besar dan melibatkan banyak uang?

Bukan soal benar atau salah, yang penting respon.. Siapa yang benar dan siapa yang salah itu merupakan urusan nomor dua.. Semakin kita dewasa, semakin banyak masalah yang gak bisa dihadapi hanya dengan siapa yang benar atau salah.. Hal yang paling utama, dan menunjukkan kedewasaan kita adalah respon kita terhadap masalah/perintah/tanggung jawab tersebut.. Intinya, kadang kita harus mengorbankan hak kita untuk kepentingan bersama.. So? Bad mood, problems, and those things which is out of our control may come and get us, but the show must goes on..

Tadinya gw mau bahas dari ayat Alkitab, tapi kayaknya gausah deh.. hahahaha.. Baca aja sendiri yah.. Kolose 3:23, 1 Pet 2:21-24 ..

Wednesday, April 7, 2010

Through Heaven's Eyes

Just wanna share this song.. Ini lagu keren abis.. Tema dari lagu ini gak jauh2 dari ilmu pengetahuan, yaitu teori relativitas.. relative to earthen's eyes? atau Heaven's eye? search lagunya di youtube de..

Through Heaven's Eyes - OST Prince of Egypt

A single thread in a tapestry
Through its color brightly shine
Can never see its purpose
In the pattern of the grand design

And the stone that sits on the very top
Of the mountain's mighty face
Does it think it's more important
Than the stones that form the base?

So how can you see what your life is worth
Or where your value lies?
You can never see through the eyes of man
You must look at your life

Look at your life through heaven's eyes
Lai-la-lai...


Sehelai benang dalam sebuah tenunan tidaklah berarti apa2 kalau kita gak lihat desainnya secara keseluruhan.. Sebuah batu di puncak gunung tidaklah lebih berarti dari batu yang membentuk dasar gunung tersebut (malah mungkin lebih tidak berarti).. Jadi gimana kita bisa menilai kehidupan kita ketika kita belum menghidupinya sampai habis? gimana kita bisa tau ketika kita melihatnya dari sudut pandang yang sempit?


A lake of gold in the desert sand
Is less than a cool fresh spring
And to one lost sheep, a shepherd boy
Is greater than the richest king
If a man lose ev'rything he owns
Has he truly lost his worth?
Or is it the beginning
Of a new and brighter birth?

So how do you measure the worth of a man
In wealth or strength or size?
In how much he gained or how much he gave?
The answer will come
The answer will come to him who tries
To look at his life through heaven's eyes

Lautan emas di gurun pasir tidak lebih,.... maksudnya lebih tidak berharga dari mata air yang jernih..
dan untuk seseorang yang kehilangan dombanya, seorang anak gembala lebih berharga dari raja terkaya.. Jika seseorang kehilangan segalanya, apakah ia menjadi tidak berharga? atau itu adalah sebuah permulaan atas sesuatu yang lebih besar?

Bagaimanakah kita menilai keberhargaan seseorang? dari kekayaan? kekuatan? ukuran? dari apa yang sudah ia dapatkan, atau yang sudah ia berikan?

And that's why we share all we have with you
Though there's little to be found
When all you've got is nothing
There's a lot to go around

No life can escape being blown about
By the winds of change and chance
And though you never know all the steps
You must learn to join the dance
You must learn to join the dance
Lai-la-lai...

Kehidupan kita tidak akan lepas dari perubahan2 dan kesempatan2.. dan walaupun kita tidak pernah tau langkah yang harus diambil, we must learn to join the dance!

So how do you judge what a man is worth
By what he builds or buys?
You can never see with your eyes on earth
Look through heaven's eyes
Look at your life
Look at your life
Look at your life through heaven's eyes

I personally thrilled with the phrase in how much he gained or how much he gave ..
Lagu ini bener-bener punya nilai praktis yang bisa kita pelajari untuk kehidupan kita.. Seringkali kita menilai keberhasilan seseorang dari apa yang ia miliki.. contoh: wah, si Bapak JR hebat yah punya banyak properti.. Duitnya segudang, mobilnya berjejer.. dan dunia melihat bahwa bapak JR itu sukses based on how much he gained..

but what about heaven's eye? bagaimana dengan pekerja2 sosial yang memberikan hidup mereka untuk anak2 jalanan, buat orang2 di panti jompo? yang mana yang lebih sukses? si Bapak JR atau mereka ini?

Paradigma dunia ini menganggap bahwa kesuksesan dinilai dari materi, kekuasaan, kekuatan, dll.. dan seringkali dalam hidup ini kita secara sadar maupun tidak selalu berusaha untuk mendapatkan sesuatu.. kita belajar untuk mendapat nilai yang bagus, kuliah yang bener supaya dapat pekerjaan yang bagus.. kerja yang rajin supaya dapat kenaikan gaji.. it's all about gain!

Padahal yang Tuhan mau kita give! kita belajar supaya kita bisa memberikan dampak buat bangsa kita.. kuliah yang baik supaya bisa memberikan kebanggaan buat orangtua.. kerja yang rajin agar kita menjadi berkat buat masyarakat sekeliling kita.. Itulah hal2 yang seharusnya kita kejar!

dengan sudut pandang yang kedua kita bisa melihat betapa orang2 yang memberikan hidupnya buat orang lain (ex: org2 yang melayani anak2 jalanan, panti jompo, guru) adalah orang2 yang sangat sukses.. dengan sudut pandang yang kedua kita bisa menilai bahwa hidup kita lebih dari tentang apa yang bisa kita dapatkan dan apa yang kita punya.. yang penting bukan seberapa banyak yang kita punya melainkan seberapa banyak yang kita berikan dari yang kita punya

so let's start to look our life through heaven's eye.. And make sure we make a good show!
God Bless!